PENERIMAAN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) TAHAP I TAHUN 2019 DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN DELI SERDANG TELAH DIBUKA DAN DAPAT DI UNDUH DI MENU PENGUMUMAN        STUNTING (KERDIL) HARUS DICEGAH DENGAN MEMPERBAIKI 3 HAL: 1)POLA MAKAN, 2)POLA ASUH, 3) SANITASI DAN AKSES AIR BERSIH        AYO SUKSESKAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DENGAN MELAKUKAN: 1)AKTIVITAS FISIK 30 MENIT SETIAP HARI, 2)MAKAN SAYUR DAN BUAH, 3)MELAKUKAN PEMERIKSAAN KESEHATAN BERKALA SEKALI ENAM BULAN.        SELAMAT DAN SUKSES DELI SERDANG TERIMA PIALA ADIPURA YANG KE 15 KALINYA YANG DI DISERAHKAN OLEH WAPRES RI KEPADA BUPATI DELI SERDANG H. ASHARI TAMBUNAN PADA HARI SENIN (14/1) DI AUDITORIUM DR SOEDJARWO, GEDUNG MANGGALA WANABAKTI LINGKUNGAN HIDUP DAN        





Lubuk Pakam

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali memonitoring keamanan pangan jajanan yang dijual para pedagang di areal Kolam Renang Komplek Perkantoran Pemkab Deli Serdang  di Lubuk Pakam,Senin,(4/2). Monitoring ini dilakukan atas permintaan Direktur BUMD PT Bhineka Perkasa Jaya H Syafrullah MAP. Kegiatan monitoring yang dipimpin langsung oleh Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Deli Serdang Ir Syarifah Alwiah MMA bersama Staf Ahli Bupati Dr Aida Harahap MARS dan sejumlah Pejabat Pemkab lainnya,  disambut  Direksi PT. Bhineka Perkasa Jaya Antonius Pangaribuan.

Rombongan tim ini langsung mendatangi satu persatu pedagang yang sehari-harinya menjajakan dagangannya di areal kolam renang ini, sekaligus mengambil sampel makanan dari beberapa pedagang,mulai dari pedangang minuman dan makanan kemudian dibungkus menggunakan plastik dan diberi nama pedagang masing-masing selanjutnya sampel yang diambil akan diuji melalui Laboratorium.

Kadis Ketahanan Pangan Syarifah Alwiyah menjelaskan bahwa kegiatan monitoring keamanan pangan ini digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kredibilitas dan kualitas kolam renang milik Pemkab Deli Serdang  ini dan juga mengingat  semakin banyaknya ragam pangan yang beredar di pasaran,hal  ini membuat masyarakat kita menjadi hidup konsumtif terhadap pangan,hal ini bisa dilihat dengan semakin banyaknya berdiri rumah-rumah makan,kafe yang setiap hari dipenuhi pembeli,begitu juga dengan penjual jajanan di pasaran yang pengelolaan pangannya tidak semua memenuhi persyaratan sehat disamping sebahagian masyarakat kurang selektif untuk memilih pangan yang sehat.

Secara umum ini dimaksudkan agar tercipta pangan yang aman yaitu pangan yang terbebas dari cemaran biologis,kimia dan benda lain (fisik) yang dapat mengganggu,merugikan dan membahayakan manusia,ujarnya.Selain itu, lanjut Syarifah,ini bertujuan supaya tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat,aktif dan produktif. Adapun targetnya kantin-kantin yang ada di sekolah,kantor,rumah makan,pedagang pasar tradisional,petani produsen tanaman pangan dan holtikultura serta penjual jajanan di tempat tertentu (simpang, pinggir jalan).harapan kita agar makanan yang disajikan bisa dihidangkan dengan sehat maupun higenis,katanya.

Dijelaskan  juga  kegiatan  yang dilakukan oleh tim ini sama sekali tidak dipersoalkan oleh para pedagang. Lokasi Kolam Renang Lubuk Pakam ini kerap ramai dikunjungi oleh warga demikian juga di  lokasi taman buah  yang selau dipadati pengunjung termasuk dihari libur tidak hanya warga Deli Serdang  juga  Warga  Kabupaten dan Kota lainnya.