Diskominfostan, Senin 24 Maret 2025
LUBUK PAKAM - Aplikasi Deli Serdang Sehat yang menjadi inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang diproyeksikan akan menjadi pilot project Sumatera Utara. Bahkan, kalau bisa lebih luas lagi, yaitu se-Indonesia.
Penegasan ini disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, pada Rapat Pelaksanaan Sosialisasi Aplikasi Deli Serdang Sehat yang dihadiri para Kepala Sub Bagian Umum (Kasubbag Umum) di lingkungan Pemkab Deli Serdang beserta tenaga IT di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin (24/3/2025).
"Sama seperti Aplikasi SIMRS milik RSUD Drs H Amri Tambunan, siapa saja yang minta, saya kasih, nggak usah bayar, karena tidak ada hak cipta di situ. Selagi pemikiran kita bisa membangun tempat yang lain, bagi saya itu sudah cukup. Ada sumbangan kita untuk kemajuan bangsa ini," jelas Bupati.
Aplikasi Deli Serdang Sehat, jelas Bupati, adalah untuk mengukur kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) /Non ASN yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Jadi, selama ini penilaian dilakukan secara manual, kadang dia tidak absen tapi kenal dengan Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umumnya, lewat dia (tidak disanksi). Kenal sama atasannya, tak masuk-masuk selama 10 hari, nggak ada masalah, itu tidak bisa," sambung Bupati.
Diciptakannya Aplikasi Deli Serdang Sehat adalah agar ASN/Non ASN yang dibiayai APBD, mempunyai kepastian tentang kinerjanya.
"Jam berapa dia masuk dan jam berapa dia pulang. Malah di beberapa dinas yang sudah saya terapkan sebelumnya (RSUD Drs H Amri Tambunan dan Dinas Kesehatan), di sana sudah masuk ke tahap e-Kinerja," terang Bupati.
Bupati menambahkan, pada prinsipnya, teknologi digunakan untuk mempermudah, bukanjya mempersulit kerja manusia.
"Inovasi itu diciptakan bila kita terkendala di dalam satu birokrasi, makanya kita ciptakan inovasi dan terobosan-terobosan. Jadi, aplikasi ini tidak saya patenkan," sebut Bupati.